Terbaru

Aktivitas Ramadhan 1447 H di Masjid Al-Aqsha, Permata Bintaro

Kiriman dari Sjaeful Safarudin, Sekretaris Umum DKM Masjid Al Aqsha Permata Bintaro
Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp

Rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan bulan Ramadhan 1447 H di Masjid Al-Aqsha Permata Bintaro, ditutup dengan pelaksanaan shalat Idulfitri, hari Sabtu (21/3/2026).

Shalat dihadiri oleh lebih dari 5.000 jamaah, bertempat di Jalan Trulek untuk laki-laki dan di dalam masjid untuk jamaah perempuan. Hadir menjadi khatib, yakni Ustadz Dr. H. Rusli Hasbi, MA, yang membawakan tema ”Dari Ramadhan untuk Keluarga: Madrasah Cinta yang menyatukan Hati”. Tema khutbah shalat Ied ini, merupakan tema yang mendasari semua kegiatan amaliah selama Ramadhan 1447 H.

Ridwan Malawi, selaku ketua DKM Masjid Al-Aqsha menyampaikan, Ramadhan adalah madrasah bagi orang-orang beriman untuk menuju ketaqwaan. Dengan melihat situasi masyarakat dan perkembangan teknologi yang bisa dikatakan sebagai pisau bermata dua, benteng terbaik untuk menghadapi dampak buruknya adalah penguatan keluarga. Salah satu ikatan bagi sebuah keluarga yang kuat dan harmonis adalah cinta di antara seluruh anggota keluarga.

Sementara Ketua Panitia Ramadhan dan Shalat Idulfitri 1447 H Masjid Al-Aqsha Permata Bintaro Edy Sudarsono, menyampaikan bahwa kegiatan dimulai dari Tarhib Ramadhan pada tanggal 14 Februari 2026. Ini merupakan rangkaian kegiatan bazaar bagi UMKM jamaah masjid. Lalu, dilanjutkan dengan Tabligh Akbar, penyaluran bantuan sembako dan santunan pendidikan, donor darah, pemeriksaan kesehatan secara gratis, serta lomba-lomba bagi anak dan remaja.

Bazaar yang berlangsung mulai tanggal 13-17 Februari 2026 diikuti oleh sekitar 35 UMKM dengan berbagai macam usaha, seperti makanan dan minuman, busana, aneka sabun cuci, dan cairan pembersih lantai home industry. Bazaar ini merupakan upaya masjid untuk menyediakan media penjualan bagi jamaah yang memiliki berbagai macam usaha.

Kegiatan lain, berupa donor darah, dilaksanakan atas kerja sama dengan Palang Merah Indonesia dan merupakan kegiatan rutin tiga bulanan. Ada pula pemeriksaan kesehatan secara gratis, diselenggarakan oleh Klinik Umum Masjid Al-Aqsha. Ditambah, kegiatan penyaluran bantuan sembako dan santunan pendidikan bagi yatim dan dhuafa, juga merupakan kegiatan bulanan yang disalurkan kepada sekitar 400 penerima.

Sebagian besar penerima adalah warga sembilan RT di luar Permata Bintaro, yang berbatasan dengan  tembok sekeliling komplek. Banyak di antara mereka merupakan asisten rumah tangga di rumah-rumah warga komplek dan banyak warga lain yang hidup pada sektor informal atau usaha kecil.

Shalat Ied

Bazaar hingga I’tikaf
Memasuki bulan Ramadhan, rangkaian kegiatan amaliah dimulai dengan shalat Tarawih beserta kultumnya, ifthor atau berbuka puasa, kajian selepas Subuh, kajian akhir pekan, i’tikaf pada sepuluh malam terakhir, serta pengumpulan dan penyaluran Zakat Fitrah.

Ifthor atau buka puasa bersama, dilaksanakan setiap hari dan rata-rata dihadiri oleh sekitar 200 sampai 250 jamaah ifthor, baik warga sekitar masjid maupun para musafir yang melintas. Makanan dan minuman berbuka puasa, merupakan dukungan dari jamaah Masjid Al-Aqsha, baik berupa uang maupun makanan siap santap.

Para vendor yang menyediakan makanan tersebut merupakan para jamaah masjid yang memiliki usaha. Dana yang terkumpul dari para donatur Rp 210 juta, mencukupi untuk menyelenggarakan buka puasa bersama selama satu bulan penuh. Pun, untuk sahur pada saat i’tikaf, di luar donasi berbentuk makanan dan minuman siap santap.

I’tikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, diikuti sekitar 250 orang, baik yang datang pada malam hari maupun yang menginap secara penuh selama 10 malam. Pada setiap malam, dilaksanakan qiyamul lail bersama imam masjid.

Kajian hari Sabtu dan Ahad setelah shalat Subuh, diisi oleh para ustadz yang rutin setiap bulan mengisi kajian dengan berbagai macam topik aktual. Sementara pembacaan syarah Riyadus Shalihin karya Imam Nawawi, dibacakan oleh anggota DKM pada setiap hari kerja setelah shalat Subuh.

Dalam laporannya, Edy Sudarsono menyatakan, pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah, terkumpul sebanyak 7.626,8 kg beras dan disalurkan kepada 549 KK dan 38 yayasan di sekitar Bintaro. Secara keseluruhan, panitia menerima dana sekitar Rp 800 juta yang diperuntukkan bagi zakat fitrah, donasi ifthor dan sahur, zakat maal, infaq dan sedekah, serta wakaf (di luar penerimaan rutin masjid yang tetap berlangsung selama Ramadhan). 

Sekretaris Umum DKM Masjid Al-Aqsha Sjaeful Safarudin menambahkan, panitia Ramadhan telah mengembangkan aplikasi penerimaan Ziswaf yang memudahkan para jamaah, termasuk zakat fitrah, tanpa perlu hadir di masjid, bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Aplikasi ini juga membantu panitia mendapatkan angka real time penerimaan Ziswaf, sehingga setiap hari bisa disampaikan kepada jamaah. Data real time tersebut juga sangat membantu menetapkan distribusi zakat fitrah sesuai penerimaan, termasuk pada saat hari terakhir Ramadhan. Closing dilakukan pukul 9 malam, saat itu juga sudah bisa mengetahui penerimaan secara final dan langsung melakukan pembagian saat itu juga, khususnya kepada yayasan.

Sjaeful Safarudin, pada kesempatan terpisah saat buka puasa DKM dan launching badan wakaf pada tanggal 8 Maret 2026, memaparkan tentang visi dan misi, serta rencana program kegiatan Badan Wakaf Masjid Al-Aqsha. Salah satu yang dijelaskan secara lebih detil oleh Meril Basir selaku ketua program, yaitu rencana pengembangan Zona Ukhuwah atau Zona Muamalah yang merupakan pengembangan usaha Toko Syariah Masjid Al-Aqsha.


”Kami, DKM Masjid Al-Aqsha, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah dan panitia. Keberhasilan semua kegiatan yang dilaksanakan berkat dukungan jamaah dan kerja keras panitia. Semoga kita bertemu kembali dengan Ramadhan tahun depan. Aamiin,” ucap Sjaeful

Write A Comment